Bimtek Implementasi ARKAS Masih Kurang

Bimtek Implementasi ARKAS Masih Kurang

04 Jul 2022

Mursyidah

972 View

BANJARBARU (BPMP Prov Kalsel)  Meskipun sebagian besar Satuan Pendidikan (sekolah) di Provinsi Kalimantan Selatan sudah menggunakan Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS), namun masih banyak kendala dan permasalahan yang dihadapi. Oleh karena itu, pelatihan, bimtek, atau sejenisnya yang membahas masalah penggunaan ARKAS masih sangat diperlukan.

Hal ini terbaca dari hasil laporan Tim Pendampingan Implementasi ARKAS di Kabupaten/Kota yang melaksanakan tugas selama 2-3 hari,  antara Minggu (26/6) sampai Rabu (29/6) lalu. Sebagian besar responden mengakui sudah mendapatkan sosialisasi atau Bimtek ARKAS, namun dirasakan masih sangat kurang sehingga mereka masih banyak menghadapi kendala dan permasalahan saat menggunakan.

“Kemarin Bimtek dilaksanakan sehari, di hari Jumat. Jadi waktunya sangat pendek,” ujar Noor Hollis, S.Pd, bendahara BOS SMKN 2 Banjarmasin ketika disambangi petugas Pendampingan Implementasi ARKAS BPMP Prov Kalsel, Mursyidah, S.Pd dan Lis Maulina, A.Md, Selasa (28/6) di sekolahnya.

Namun diakuinya, Pihak Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan dalam hal ini Tim Manajemen ARKAS (MARKAS), sangat terbuka dalam membantu sekolah yang mengalami kesulitan. Pengakuan senada dikatakan, Yunlie Fantianty, S.TH dari SD Hippindo dan Noor Jamilah dari SMP Negeri 7 Banjarmasin sehari sebelumnya, Senin (27/6). Tim MARKAS Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin sangat membantu ketika mereka menghadapi kendala dalam penggunaan ARKAS.


BPMP Kalsel / Tim Pendampingan Implementasi ARKAS

3 SEKOLAHSD Hippindo, SMP Negeri 7, dan SMK Negeri 2 Banjarmasin menjadi 3 sekolah sampel dalam Kegiatan Pendampingan Implementasi ARKAS Kabupaten Kota di Kota Banjarmasin, Senin (27/6) – Selasa (28/6).

 

Di Banjarmasin, disampaikan Operator Manajemen ARKAS (MARKAS) Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Rusipahadi, S.Pd dan Mahfuddin, semua SD dan SMP di Banjarmasin sudah menggunakan ARKAS, walaupun masih menghadapi berbagai kendala. Di MARKAS Kota Banjarmasin sebanyak 445 PAUD, 254 SD dan 62 SMP penerima BOS/BOP baik negeri maupun swasta yang sudah nelakukan registrasi pada ARKAS.

Saran serupa tapi tak sama juga diterima Tim Pendampingan Implementasi ARKAS di Kabupaten Balangan, Tapin, Banjar, dan Kota Banjarbaru. Isma Amarullah dan Sukma Erliyadi yang bertugas di Kabupaten Balangan melaporkan saran dari responden agar dilaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) lanjutan Implementasi ARKAS  yang menitikberatkan pengisian item per item pada ARKAS. Sementara responden di Kota Banjarbaru mengusulkan  diadakan pertemuan atau sosialisasi dan pemecahan masalah ARKAS se Kalsel sehingga bisa berbagi ilmu dan pengalaman sesama bendahara BOS dan Operator ARKAS.

 

 

 

BPMP Kalsel / Tim Pendampingan Implementasi ARKAS

BIMTEK LANJUTAN – Satuan Pendidikan di Kabupaten Balangan mengharapkan diadakan Bimtek Implementasi ARKAS lanjutan Demikian laporan dari Tim Pendampingan Implementasi ARKAS ke Kabupaten Balangan, Isma Amarullah dan Sukma Erliyadi.

 

 

BPMP Kalsel / Tim Pendampingan Implementasi ARKAS

LEBIH SERINGSaran agar lebih sering dilaksanakan sosialisasi tentang penggunaan ARKAS BOS juga didapatkan Tim Pendampingan Implementasi ARKAS ke Kabupaten Tapin, Endang Norsanti dan Rini Widiastuti, Senin (27/6) – Selasa (28/6).


 

BPMP Kalsel / Tim Pendampingan Implementasi ARKAS

LEBIH SERINGSementara Tim Pendampingan di Kota Banjarbaru, Rahmiaty dan Ridha Rosyanti, Senin (27/6) – Selasa (28/6) melaporkan usul diadakan pertemuan atau sosialisasi dan pemecahan masalah ARKAS se Kalsel sehingga bisa berbagi ilmu dan pengalaman sesama bendahara BOS dan Operator ARKAS.

 

 

 

Dari hasil pendampingan Tim BPMP Prov Kalsel ke 13 Kabupaten/Kota, harapan lebih banyak bimtek lanjutan untuk satuan pendidikan ini disampaikan sebagian besar Bendahara BOS atau Operator ARKAS yang menjadi responden. Dalam Pendampingan ini, setiap Tim mengambil sampel 1 satuan pendidikan jenjang SD, 1 SMP, dan 1 lagi jenjang SMA/SMK/SLB.



BPMP Kalsel / Tim Pendampingan Implementasi ARKAS

BATOLASemua sekolah jenjang SD maupun SMP di Kabupaten Barito Kuala (Batola) sudah menggunakan ARKAS. Demikian hasil Tim Pendampingan Implementasi ARKAS BPMP Kalsel, Mahropiono dan Ahmad Firdaus, Senin (27/6) – Selasa (28/6).

 

 

BPMP Kalsel / Tim Pendampingan Implementasi ARKAS

KANDANGAN – Tim Pendampingan Implementasi ARKAS BPMP Prov Kalsel, Mila Rismiaty dan Gusti Salma, ke Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mendatangi SDN 4 Kandangan Kota, SMPN 1 Kandangan, SMA Negeri 2 Kandangan serta Dinas Pendidikan Kabupaten HSS, Senin (27/6) – Selasa (28/6).

 

 

BPMP Kalsel / Tim Pendampingan Implementasi ARKAS

TAMPUNG – Tim Pendampingan Implementasi ARKAS BPMP Prov Kalsel, Eva Masfini dan Husna Rusdiani, ke Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) guna menampung kendala dan permasalahan yang dihadapi satuan pendidikan dan Dinas Pendidikan Kab HST dalam implementasi ARKAS, Senin (27/6) – Selasa (28/6).

 


BPMP Kalsel / Tim Pendampingan Implementasi ARKAS

LANCAR – Kegiatan Pendampingan Implementasi ARKAS BPMP Prov Kalsel dengan petugas Wahyu Fibrianto dan Zainurrahmi di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Senin (27/6) – Selasa (28/6), berjalan lamcar. Sebanyak 3 sekolah dari jenjang SD, SMP, dan SMA serta Dinas Pendidikan jadi target sebagai sampel untuk didatangi, sementara yang lainnya diminta mengisi instrumen melalui link.

 

 

BPMP Kalsel / Tim Pendampingan Implementasi ARKAS

3 SD – Sebanyak 3 SD terjaring mengalami kendala dalam pengimplementasian ARKAS. Data ini didapat Tim Pendampingan Implementasi ARKAS ke Kabupaten Tabalong, Adi Cahyono dan Muhammad Hafiz.


 

BPMP Kalsel / Tim Pendampingan Implementasi ARKAS

SINYAL INTERNET – Karena terkendala sinyal internet di wilayahnya,  SD Batu Bulan dan SD Temunih di Kabupaten Tanah Bumbu belum bisa menggunakan ARKAS. Demikian laporan dari Tim Pendampingan Implementasi ARKAS ke Kabupaten Tanah Bumbu, Abdillah Basrahil dan Fajar Triatma.

 

 

BPMP Kalsel / Tim Pendampingan Implementasi ARKAS

87 PERSEN –  Di Kabupaten Kotabaru,  sebanyak 87 % SD dan 100 % SMP yang sudah menggunakan ARKAS. Demikian laporan Tim Pendampingan, Rudy Alfian Noor dan Djulfiani Ishak.



BPMP Kalsel / Tim Pendampingan Implementasi ARKAS

PERSETUJUAN DIPERCEPAT –  Satuan pendidikan di Kabupaten Tanah Laut menyarankan agar persetujuan ARKAS dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah dan Provinsi dipercepat. Saran ini termuat dalam laporan Tim Pendampingan, Een Marliani dan Mufthidayati yang bertugas di Kabupaten Tanah Laut.

 

 

 

BPMP Kalsel / Tim Pendampingan Implementasi ARKAS

Validasi –  Semua satuan pendidikan di Kab. Banjar sudah melakukan registrasi, namun terdapat beberapa satuan pendidikan di Kabupaten Banjar yang masih belum melakukan validasi. Permintaan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar agar ada Bimtek khusus ARKAS di Kab. Banjar disampaikan oleh Dinas Pendidikan Kab. Banjar kepada Petugas Pendampingan, Ratnawati dan Ida R.



Penulis / Peliput / Foto : Tim Pendampingan Implementasi ARKAS BPMP Prov Kalsel

Editor : Lis Maulina