LPMP Kalsel Dukung #MencatatIndonesia
LPMP Kalsel Dukung #MencatatIndonesia
19 Feb 2020
Demi menuju satu data kependudukan Indonesia, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Selatan mendukung kegiatan Sensus Penduduk 2020 yang menggunakan hashtag #MencatatIndonesia. Hal ini dibuktikan dengan mengirimkan satu pegawainya untuk mengikuti Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) SP2020 Provinsi Kalimantan Selatan yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (18/02), di Hotel Rodhita, Banjarbaru.
“Pasalnya, selama ini sering terjadi kesimpangsiuran data kependudukan yang ada di beberapa kementerian yang akhirnya menyulitkan evaluasi dan perencanaan pembangunan,” ungkap Ir. Diah Utami, M.Sc, Kepala BPS Provinsi Kalsel ketika membuka kegiatan ini di hadapan 89 perwakilan dinas, instansi, dan lembaga pemerintahan yang diundang.
Dijelaskannya, sensus penduduk di Indonesia sudah pernah dilaksanakan tahun 1961, 1971, 1980, 1990, 2000, 2010, dan tahun 2020 ini adalah yang ke-7. Berbeda dengan sensus tahun tahun sebelumnya yang menggunakan metode tradisional, yakni petugas sensus mencatat dengan mendatangi dari rumah ke rumah atau door to the door, tahun ini menggunakan metode kombinasi. Maksudnya, menggabungkan sensus mandiri secara online dengan metode tradisional.
“Jadi, kita bisa melakukan sensus mandiri secara online dengan mengisi jawaban pertanyaan melalui gadget. Karena jaman sekarang, hampir semua orang sudah punya gadget. Apalagi bagi mereka yang tinggal di daerah perkotaan yang koneksi jaringan internetnya bagus. Tahap ini sudah dilaksakan mulai tanggal 15 Februari lalu sampai 31 Maret mendatang, paparnya.
Setelah tahap ini, lanjutnya, untuk saudara-saudara kita yang tinggal di daerah terpencil dan tidak terjangkau jaringan internet, atau mereka yang tidak bisa melakukan sensus online secara mandiri karena berbagai alasan, tetap dilaksanakan sensus dari pintu ke pintu oleh petugas terlatih, bulan Juli mendatang.
Sebelumnya, Diah mengucapkan terima kasih kepada peserta yang hadir dalam rakorda ini, karena mereka otomatis akan menjadi anggota Kelompok Kerja (pokja) SP2020 Provinsi Kalimantan Selatan. Mereka yang akan membantu menjembatani pihak BPS dengan dinas, instansi atau lembaga tempat mereka bekerja untuk mensosialisasikan SP2020 online. Supaya bisa melakukan sosialisasi, para peserta terlebih dahalu mendapat pendampingan mengisi SP2020 online. Itulah sebabnya, dalam undangan mereka diminta mencatat nomor KK, NIK, dan akta nikah.
Tata Cara Pengisian Sensus Penduduk Online :
- Masuk ke laman sensus.bps.go.id,
- Pilih bahasa, kemudian memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK)
- Isikan kode yang tampak pada gambar dan mengklik ‘cek keberadaan’
- Buat kata sandi dan memilih pertanyaan keamanan, lalu klik “Buat Password”
- Masuk kata sandi yang sudah dibuat, lalu klik ‘Masuk
- Bacalah terlebih dahulu panduan awal pengisian, lalu klik “Mulai Mengisi”
- Setelah mengisi seluruh pertanyaan, pastikan bahwa status data setiap anggota keluarga “sudah diupdate”, lalu klik “Kirim”
(jawab pertanyaan satu per satu untuk setiap anggota keluarga. Tambahkan anggota keluarga yang belum ada dalam daftar. Bila ada jawaban yang masih meragukan, bisa ‘simpan sementara’ dulu, agar bisa diperbaiki kemudian).
- Unduh bukti pengisian, dan sensus online sudah selesai.
BPS juga menawarkan bantuan kepada setiap dinas, instansi, dan lembaga untuk melakukan pendampingan Sensus Penduduk Online kepada seluruh pegawai dengan cara ngisi bareng (ngibar), yaitu pertemuan dengan seluruh pegawai untuk bersama-sama melakukan pengisian SP Online dengan jadwal disepakati bersama. Ataup pendampingan secara bertahap di Pojok Layanan Online di dinas, instansi, atau lembaga tersebut untuk membantu pegawai melakukan pengisian SP Online juga dengan waktu yang disepakati.
Tawaran ini sudah diajukan BPS kepada masing-masing instansi melalui surat yang dititipkan kepada anggota pokja setelah kegiatan Rakorda berakhir.



654 View