Samakan Persepsi, Rakor PMO PSP Digelar
Samakan Persepsi, Rakor PMO PSP Digelar
03 Sep 2021
BANJARBARU (LPMP Prov Kalsel) - Bertujuan menyamakan persepsi dan melihat sejauh mana proses kegiatan sekolah penggerak terlaksana, LPMP Provinsi Kalimantan Selatan bekerja sama dengan BPPAUD dan Dikmas Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan ‘Rapat Koordinasi Project Management Office (PMO) Provinsi KalSel Angkatan 1’.
Hal ini diungkapkan Kepala LPMP Provinsi Kalimantan Selatan, Yuli Haryanto, S.E, M.Si saat memberi pengarahan dalam kegiatan yang dilaksanakan secara daring, Kamis, (2/9).

“Rakor
ini juga bertujuan mengetahui permasalahan yang dihadapi 49 sekolah
penggerak. Diharapkan rakor PMO ini akan sering diagendakan sehingga bisa
mengawal dan memberikan solusi bagi sekolah penggerak di Provinsi kalimantan
Selatan,” ujarnya.
Kepala BP-PAUD Dikmas Provinsi Kalimantan Selatan Dr. Abdul Kamil Marisi yang membuka kegiatan secara resmi, menegaskan PMO Provinsi sudah berkoordinasi dengan kepala daerah terkait video dan perjanjian kerjasama.

“Jadi
melalui rapat koordinasi ini, perkembangan kegiatan sekolah penggerak ditingkat
satuan pendidikan dapat dilaporkan kepada PMO Provinsi,” jelasnya.
Sekolah Penggerak adalah sekolah yang berfokus
pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik
dengan mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang mencakup kompetensi dan
karakter yang diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru). Program
Sekolah Penggerak merupakan penyempurnaan program transformasi sekolah
sebelumnya. Program Sekolah Penggerak akan mengakselerasi sekolah negeri/swasta
di seluruh kondisi sekolah untuk bergerak 1-2 tahap lebih maju. Program
dilakukan bertahap dan terintegrasi dengan ekosistem hingga seluruh sekolah di
Indonesia menjadi Program Sekolah Penggerak.
Rakor dilanjutkan dengan paparan PMO GTK oleh Joko Sukaton, Penjab PSP dari P4TK Bahasa. Dipaparkannya, proses PMO bertujuan memudahkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program kegiatan terutama agar isu/masalah dapat diselesaikan.

“Nantinya Tim PMO akan merancang program
peningkatan mutu dan mengidentifikasi masalah yang ada. Jika masalah tidak
selesai di sekolah maka akan dibawa ke level daerah, dan akan diteruskan ke
level pusat jika tidak selesai di level daerah,” urainya.
Namun juga harus digarisbawahi peran penting dari Pelatih Ahli, lanjutnya, dalam melaporkan apa yang terjadi di sekolah penggerak. Jika ada permasalahan bisa diajukan ke Pelatih Ahli terlebih dahulu, karena Pelatih Ahli yang melakukan pendampingan di kabupaten/kota.
Selanjutnya, Tim PMO Provinsi menyampaikan kondisi
awal 49 sekolah penggerak. Secara umum hambatan sekolah penggerak terkait
penyediaan koneksi internet terkait pelaksanaan PJJ dalam pembelajaran. Tak
lupa penyampaian informasi dari perwakilan instruktur nasional yang mendampingi
49 sekolah penggerak dan perwakilan dari satuan pendidikan. Sesi terakhir
diskusi dan tanya jawab.
Peliput/penulis : Munirah
Editor : Lis Maulina

180 View