TIDAK ADA TANGIS, MPLS AMAN
TIDAK ADA TANGIS, MPLS AMAN
19 Jul 2023
KALIMANTAN SELATAN (BPMP Prov. Kalsel) – Tidak ada
tangis di hari awal masuk sekolah jenjang SD dan TK, Kota Banjarmasin, Senin
(17/7/2023). Informasi ini didapat saat Tim BPMP Prov Kalsel melaksanakan Monitoring
dan Evaluasi (monev) Penguatan Transisi PAUD-SD yang Menyenangkan di SDN
Pasar Lama 1, Antasan Kecil Timur 1, TK Idhata II dan TK Pembina Banjarmasin
Tengah, Kota Banjarmasin, Senin (17/7/2023) sampai Selasa (18/7/2023).
“Alhamdulillah, hari pertama aman,
tidak ada anak yang menangis sama sekali. Beda dengan tahun sebelumnya.
Biasanya, ada saja yang menangis,” ujar Retno Lesatari, S.Pd, Kepala SDN Pasar
Lama 1 dan wakilnya, Ernawati ketika Tim BPMP, Lis Maulina dan Rini Widiastuti
mengunjungi sekolah mereka, Senin (17/7/2023).
Rini Widiastuti /BPMP Prov Kalsel
PENYERAHAN ORANG TUA – Mengawali Masa Pengenalan Sekolah (MPLS)
di SDN Pasar Lama 1 dengan Upacara Bendera, Senin (17/7/2023). Dalam upacara
ini, ada prosesi penyerahahan orang tua kepada guru untuk mendidik anak-anak
mereka di sekolah
.
Walaupun, lanjut keduanya, hampir semua
mereka masih didampingi orang tua masing-masing di hari pertama masuk sekolah,
namun para siswa bisa dengan cepat berbaur dengan teman-teman baru dan
lingkungan baru dengan gembira dan ceria. Kemudian menanggapi isu yang
mengatakan seleksi PPDB di sekolah ini masih ada calistung, mereka
membantahnya.
“Tidak ada tes calistung. Kami sudah
mendapatkan informasi tentang aturan ini jauh-jauh hari lalu, makanya kami
melaksanakan PPDB dan menyusun jadawal kegiatan MPLS sesuai aturan dan arahan. Pada
saat PPDB kegiatan hanya permainan semacam puzzle untuk melihat karakter dan
kemandirian anak. Mungkin karena dalam permainan ada berhubungan dengan hurup, sehingga
dianggap itu adalah calistung. Tapi hal itu tidak mempengaruhi lulus atau
diterimanya siswa di sekolah ini,” terangnya.
Hal senada diungkapkan Kepala SDN Antasan
Kecil Timur 1, Fitroliana, S.Pd. MPLS hari pertama di sekolahnya juga tidak ada
anak yang menangis seperti tahun-tahun sebelumnya, Semuanya terlihat berjalan aman
dan menyenangkan. Padahal, Sebagian besar siswa baru yang mendaftar di sekolah
ini bukan lulusan PAUD.
“Karena masyarakat di lingkungan sekolah ekonomi
lemah, jadi mereka tidak menyekolahkan anaknya di PAUD, tapi langsung masuk SD.
Mungkin bagi mereka, biaya memasukkan anak di PAUD cukup membebani ekonomi,
Tapi meski benar-benar pertama bersekolah, mereka tampak senang dan
bersemangat,” jelasnya.
Fitro juga mengaku sudah mendapat sosialisasi dan arahan tentang aturan
kebijakan Transisi PAUD-SD. Dia sudah mengikuti arahan untuk mengunduh alat
bantu, serta berniat mengunggah aksi nyata mereka. Namun karena MPLS masih hari
pertama, hal ini belum dilakukan.
Tidak hanya di jenjang SD, jenjang TK juga
awal masuk sekolah dijalani dengan penuh semangat dan kecerian. Hal ini terlihat
saat Tim BPMP mengunjungi TK Idhata II dan TK Pembina Banjjarmasin Tengah,
Selasa (18/7/2023). Anak-anak terlihat bermain sambil belajar dengan gembira.
Suara mereka riuh rendah. Tak ada yang tampak sedih apalagi menangis. Para
orang tua hanya mengawasi dari jauh.
“Kami justru senang dengan adanya kebijakan Transisi
PAUD-SD. Karena memang banyak orang tua mengeluh dengan tes calistung saat
mereka mau masuk SD. Sementara di TK kami tidak diperbolehkan mengajar
calistung, kecuali hanya belajar mengenali hurup dengan permainan,” kata Hj
Nisfaidah, Kepala TK Pembina Banjarmasin Tengah.
Karena itu, dia bahkan sempat mengajak
rekan-rekan guru SD yang dikenalnya untuk mendiskusikan masalah ini. Tapi
dengan adanya Transisi PAUD-SD ini, kesenjangan selama ini jadi teratasi.
Apalagi pihak Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin sudah mensosialisasikan
kebijakan ini ke satuan pendidikan PAUD maupun SD, sehingga mereka tahu apa
yang seharusnya mereka lalukan sesuai aturan.
Hal ini diamini Kepala TK Idhata II, Hj.
Kahfi Zuraida, S.Pd. Dinas Pendidikan cukup aktif memberikan sosialisasi tentang
berbagai kebijakan maupun informasi lainnya kepada satuan pendidikan. Mereka
telah mengetahui bagaimana mereka menyusun jadwal MPLS, sudah bisa mengunduh
alat bantu pembelajaran, dan akan mengunggah aksi nyata ke link yang sudah
ditentukan.
“Bukan hanya dinas pendidikan, Bunda PAUD
Banjarmasin juga sangat aktif. Sekarang sedang berlangsung seleksi Bunda PAUD
Award berjenjang. Diseleksi dulu 3 perwakilan dari tingkat kecamatan, baru naik
ke kota, dan mereka yang akan mewakili ke tingkat provinsi,” imbuhnya.

Muhammad Hafiz /BPMP Prov Kalsel
BERCERITA – Masa Pengenalan Sekolah (MPLS) di TK Sungai Kuini Kabupaten Hulu Sungai Utara diisi dengan bercerita dan bermain.
Kegiatan Monitoring dan Evaluasi
(Monev) Penguatan Transisi PAUD – SD yang Menyenangkan dilaksanakan BPMP Prov
Kalsel di 13 kabupaten kota. Tim Monev yang berangkat paling awal adalah Tim
monev ke Kotabaru, Minggu (16/7/2023) sampai Rabu (18/7/2023). Banjarmasin dan 3
kabupaten lainnya, yakni Hulu Sungai Utara, Barito Kuala dan Tanah Laut
melaksanakan monev Senin (17/7/2023) sampai Selasa (18/7/2023). Kota
Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tapin, Hulu Sungai Tengah, dan Balangan akan
melaksanakankan monev Kamis (20/7/2023) sampai Jumat (21/7/2023), serta
Tabalong dan Tanah Bumbu lebih lama karena jarak sampai Sabtu (22/7/2023).
Terakhir Hulu Sungai Selatan mulai, Jumat (21/7/2023) sampai Sabtu (22/7/2023).
Gery Kotama Putra /BPMP Prov Kalsel
KEPALA DINAS – Kepala Dinas Pendidikan Kotabaru, Selamat Riyadi, S Pd.M.Ed ikut memonitoring MPLS dan berfoto bersama Tim Monev Penguatan Transisi PAUD-SD yang menyenangkan.
Foto / Peliput/ Penulis : Rini Widiastuti /
Muhammad Hafiz / Gery Kotama Putra /
Tim Monev Transisi PAUD-SD BPMP Prov Kalsel
Editor : Lis Maulina

125 View