Tutorial Sulap Laptop Lama Jadi Chromebook

Tutorial Sulap Laptop Lama Jadi Chromebook

13 Apr 2023

Adi Cahyono

447 View

BANJARBARU (BPMP Prov. Kalsel) –  Bagaimana menjadi Tim Pendamping Pemanfaatan Chromebook untuk Pembelajaran, apabila tidak memiliki Chromebook, melainkan laptop biasa? Pertanyaan ini menghantui sebagian peserta ‘Capacity Building (CB) Tim Pendamping Pemanfaatan Chromebook untuk Pembelajaran’, Senin (10/4/2023) – Rabu (12/4/2023) di Microteaching, BPMP Provinsi Kalimantan Selatan.

Pertanyaan ini kemudian dijawab Lead Coach Refo Indonesia, Steven Sutantro yang merupakan perwakilan Google di Indonesia saat mengisi materi ‘Sosialisasi belajar.id dan Chromebook’. Diungkapkannya, laptop biasa sebenarnya bisa disulap menjadi Chromebook. Caranya dengan menginstal Chrome OS Flex.

“Jadi, bila Bapak Ibu punya laptop jadul, yang sudah lemot loading, baterai cepat habis, sering kemasukan virus, bisa kita operasi plastik menjadi Chromebook. Bila sudah menjadi Chromebook, maka otomatis laptop Bapak Ibu akan memiliki kelebihan Chromebook, yakni tanpa virus, loading kencang, baterai tahan lama dan kelebihan lainnya,” ungkapnya.

 

 

 

Abdullan Husaini/BPMP Prov Kalsel

OPERASI PLASTIK  Lead Coach Refo Indonesia, Steven Sutantro yang merupakan perwakilan Google di Indonesia memberikan tutorial ‘operasi plastik’ laptop lama menjadi Chromebook dalam Kegiatan ‘Capacity Building (CB) Tim Pendamping Pemanfaatan Chromebook untuk Pembelajaran’, Senin (10/4/2023) – Rabu (12/4/2023) di Microteaching, BPMP Provinsi Kalimantan Selatan.

 

 

Steven bukan hanya mengajari tutorial bagaimana caranya, tapi juga menawarkan kepada peserta yang berniat mengubah laptop lama yang sudah jarang dipakai menjadi Chromebook. Tawaran ini diterima 2 peserta dari BPMP, Candra Wibowo dan Ahmad Firdaus. Mereka langsung mengambil laptop yang dengan sukarela dijadikan Chromebook.

“Ada 2 opsi. Instal versi trial atau yang permanen. Kalau versi trial hanya berlaku sementara, dan tidak akan menghapus file yang ada. Sebaliknya versi permanen, akan menghapus file yang ada, dan perlu upaya lebih untuk kembali ke Windows,” tawarnya.

Ternyata keduanya yakin untuk menginstal secara permanen. Tidak keberatan file terhapus, karena tidak menyimpan file penting di laptop tersebut. Dibantu peserta lain, laptop keduanya pun diinstal Chromebook secara permanen sampai berhasil.

Selain menyulap laptop lama menjadi Chromebook, Steven juga memberikan cara pemanfaatan pembelajaran melalui akun belajar,id. Di antaranya, bagaimana memanfaatkan GoogleMeet dalam kelas tatap muka, Google Doc, Spread Sheet dan Slide untuk pembelajaran. Peserta CB yang terdiri dari para Co-Kapten belajar.id dan Sahabat Rumah Belajas (SRB) dari 13 kabupaten kota di Kalimantan Selatan serta peserta dari BPMP Prov Kalsel mengikuti materi dengan antusias.

Sebelumnya kegiatan yang diselenggarakan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP – sebelumnya LPMP) Provinsi Kalimantan Selatan ini menghadiran Ari Nugraha dari Balai Layanan Platform Teknologi, Pusdatin, Kemdikbudristek yang menyampaikan materi ‘Pengenalan Chromebook’. Kemudian peserta juga mendapatkan materi  ‘Pemanfaatan Canva for Education dalam Kegiatan Belajar Mengajar dalam Kelas’ yang disampaikan Eka Yuliawati dari SDN Sungai Bilu dan Noor Jennah dari SMAN 1 Muara Uya.

 

 

Ida Rusita /BPMP Prov Kalsel

PENUTUPAN Kepala BPMP Prov Kalsel, Yuli Haryanto, SE, M.Si menyampaikan tujuan dalam PenutupanCapacity Building (CB) Tim Pendamping Pemanfaatan Chromebook untuk Pembelajaran’, Rabu (12/4/2023) di Microteaching, BPMP Provinsi Kalimantan Selatan.

 

 

Dalam penutupan, Kepala BPMP Prov Kalsel, Yuli Haryanto, SE, M.Si, mengatakan kegiatan ini bertujuan mencapai target 100 pesen satuan pendidikan penerima Chromebook sudah memanfaatkan Chromebook yang diterima. Pasalnya, banyak juga sekolah penerima Chromebook yang hanya menggunakan saat ANBK, selebihnya disimpan karena tidak tahu cara pemanfaatannya.

“Jadi, tugas kita adalah agar sekolah-sekolah tersebut memanfaatkan Chromebook yang diterima secara optimal untuk pembelajaran,” imbuhnya.

 

 

 

Foto / Peliput/ Penulis :  Maulana Fatthurizqie / Abdullah Husaini  / Tim Medsos BPMP Prov Kalsel

Editor : Lis Maulina